Assalamualaikum wbt...
Bismillahirahmanirahim...
Dengan nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyanyang.
Alhamdulilah.
Alhamdulillah.
Alhamdulillah.
Atas segala nikmat yang Engkau berikan.
Sama ada nikmat itu berupa sakit, musibah, semuanya tetap nikmat.
Tetapkanlah kami ke jalanMu, hidup dan matikanlah kami dalam iman dan Islam, dalam rahmat, berkat, hidayah dan inayahMu, jangan Engkau pesongkan hati-hati kami setelah Engkau menyelamatkan kami daripada kejahilan dan memuliakan kami dengan Islam.
Selamatkanlah saudara-saudara Islam kami di seluruh dunia yang tertindas. Jatuhkanlah kerajaan zalim As Sisi yang membunuh darah-darah orang Mesir. Jatuhkanlah Allah. Sesungguhnya kami tiada berdaya.
Kami lemah sedangkan saudara-saudara kami menderita.
Maafkanlah atas kedhaifan kami. Maafkanlah kekhilafan kami.
Sedang kami tenang-tenang di rumah, sedang kami merasa nikmatnya angin kipas, lazatnya makanan nasi, saudara-saudara kami di Mesir dibunuh, malah, bukannya secara senyap.
Kami lemah sedangkan saudara-saudara kami menderita.
Maafkanlah atas kedhaifan kami. Maafkanlah kekhilafan kami.
Sedang kami tenang-tenang di rumah, sedang kami merasa nikmatnya angin kipas, lazatnya makanan nasi, saudara-saudara kami di Mesir dibunuh, malah, bukannya secara senyap.
Seluruh dunia mengetahuinya.
Namun semuanya membisu.
Semuanya membutakan mata yang celik.
Semuanya.
Termasuk kamu.
Termasuk aku.
Bala apakah yang menimpa jiwa-jiwa kami ya Allah?
Kenapa jiwa-jiwa ini tidak tersentuh dengan sakitnya saudara-saudara kami di sana?
Kenapa jiwa-jiwa kami sangat tenat ya Allah?
Kenapa kami lebih mencintai dunia?
Kenapa kami hanya mampu berdegar di laman maya?
Kenapa kami hanya mampu 'share' video perihal kezaliman di Mesir? Di Syria?
Lemahnya iman kami ya Allah.........
Kenapa kami jadikan doa-tawakal yang merupakan usaha yang terakhir sebagai permulaan langkah-langkah kami ya Allah?
Lemahnya iman kami ya Allah..........
Jika kami mati.....Jika ditanya perihal saudara-saudara kami, mampukah kami menjwabnya?
Tempat mereka-para syuhada' sudah dijanjikan syurga olehMu.
Namun kami?
Apakah layak kami bersama mereka di syurgaMu setelah apa yang mereka alami sangat sangat berbeza dengan apa yang kami hadapi?
Kami katakan kami mencintaiMu, namun kami bermaksiat, lupa akan perintahMu.
Kami katakan kami mencintai RasulMu, namun kami tidak amalkan sunnah Baginda, kami lebih sayangkan nyenyak tidur kami daripada bangun qiamulail-yakni sunnah Baginda- untuk mendoakan saudara-saudara kami.
Kami katakan Quran dan Sunnah sebagai pedoman hidup kami. Tapi kami lebih menitikberatkan pelajaran kami daripada menkaji dua taliMu ya Allah.
Kami katakan semua orang Islam itu saudara kami. Ayah, Ibu, Abang, Kakak kami.. Adik-adik kami. Anak-anak kami... Namun bila mereka diseksa, bila mereka teraniaya, kami hanya diam. Kami hanya melihat kezaliman ke atas mereka. Padahal kami ramai ya Allah.... Padahal kami ramai...
Kami, orang Islam, ramai.
Namun, tidak berguna.
Namun, tidak berguna.
Kami ramai....
Namun tiada bezanya seperti tiada....
Kami mati.
Walaupun sebenarnya kami hidup.
Ampunkan kami ya Allah.
Hidup dan matikanlah kami dalam jihad.
Hidup dan matikanlah kami sebagai ahli syuhada'.
Izinkan kami benar-benar berjihad di jalanMu ya Allah.
Ampunkan kedhaifan kami.
Ampunkan kekhilafan kami.
Ampunkan ketidakupayaan kami.
Kami lemah.
Dan kepadaMu kami berharap.
HasbunaAllahwani'malwakeel.
Wani'malmaulawani'mannasirr.
![]() |
| Cukuplah Allah bagi kami dan Dia sebaik-baik Pelindung. |
Sedarlah hati. Sedarlah jiwa. Mereka saudara-saudara kita.
Doakan mereka. Bukan hanya 'hashtag' merata.
Buktikan. Buktikan dengan benar-benar lakukan.
Doakan mereka. Bukan hanya 'hashtag' merata.
Buktikan. Buktikan dengan benar-benar lakukan.
Mungkin satu dunia boleh kamu bohongi dengan 'keprihatinan' kamu yang berpura-pura,
#PrayForEgypt,
Namun Allah takkan tertipu.
Jika benar kita concern, buktikan dengan doa kita. Buktikan!
Jika benar kita concern, buktikan dengan doa kita. Buktikan!
![]() |
| Ingat mereka dalam doa kita. Mereka tidak perlukan peluru hidup, mereka perlukan peluru-peluru daripada tembakan doa kita. |
My name is Syazana.
And I am a Muslim.
And I am a Muslim.
But I am unworthy Muslim.
I let my brothers and sisters die in vain.
I did nothing for them.
Sometimes, I even forget them in my du'a.
What is for me to be proud of?
What is Islam really means for me when the first basis of brotherhood and sisterhood, I neglect it?
I am useless.
I am useless.
All the things I wrote here will be pointless.
Wake up O my soul.
I want to help my brothers.
I want to help my sisters.
......................
And what did I do?
Express it here and did (actually) nothing.
See?
That's why I said, I am useless Muslim.
Allahurabbi.




No comments:
Post a Comment